KKP di Raja Ampat

Area VI Kepulauan Fam

Luas Kawasan

356.936,90 Hektare

Pertama Kali Ditetapkan

Tahun 2021

Pos Pengawasan

Pos Mioskor

Perairan Kepulauan Fam berbatasan langsung dengan Area III Selat Dampier, dan pertama kali dideklarasikan sebagai kawasan konservasi perairan oleh masyarakat adat pada tahun 2017, yang disusul dengan pencadangan oleh Gubernur Papua Barat pada saat itu. Semenjak tahun 2010-an, Kepulauan Fam berkembang menjadi salah satu destinasi wisata yang popular seiring dengan meningkatnya kunjungan ke Pyainemo-gugusan batu karst yang menjadi bagian dari Geopark Raja Ampat.

Ekosistem terumbu karang di Kepulauan Fam sangat beragam, mulai tipe terumbu karang tepi hingga kepada terumbu karang petak yang berada pada lokasi yang juga beragam, mulai dari kontur landai atau slope, hingga kepada kontur yang lebih curam atau drop-off, menjadikan Kepulauan Fam habitat penting bagi beragam spesies ikan karang, pelagis, dua jenis penyu, pari manta, serta beberapa jenis paus dan lumba-lumba.

Semenjak tahun 2016, BLUD UPTD Pengelolaan KKP Kepulauan Raja Ampat bersama mitra pembangunannya berupaya mengembangkan inisiatif perekonomian alternatif berbasis masyarakat di tiga kampung yang ada di Kepulauan Fam melalui produk berbahan dasar kelapa, yang mudah dijumpai di sana, seperti sabun alami, losion, minyak pijat, minyak kelapa murni (virgin coconut oil), dan inisiatif ecoprint yang berbasis mangrove.

Luasan Zonasi

  • Zona Inti20.805,65 Hektare
  • Zona Pemanfaatan Terbatas335.960,54 Hektare
  • Zona Lainnya170,71 Hektare

Luasan zonasi pada halaman ini mengikuti data GeoJSON kawasan terbaru.

Masyarakat Adat

Mayoritas masyarakat di tiga kampung di Kepulauan Fam, yaitu Pam, Saukabu, dan Saupapir berasal dari Suku Betew.

Peta Kawasan

Klik peta di bawah ini untuk melihat detail pembagian zona di dalam Area VI Kepulauan Fam.

Memuat peta

Panduan Zonasi dan Aktivitas

KKP ini dikelola berdasarkan sistem zonasi untuk menjaga keseimbangan ekosistem.

Deskripsi ZonaDivingSnorkelingMemancingJangkar

Zona Inti

Bagian dari KKP Kepulauan Raja Ampat dengan letak, kondisi, dan potensi alamiahnya sebagai lokasi pemijahan, pengasuhan, dan/atau alur ruaya ikan.

Zona Pemanfaatan Terbatas

Bagian dari KKP Kepulauan Raja Ampat dengan letak, kondisi, dan potensi alamiahnya diutamakan untuk aktivitas pemanfaatan pariwisata berkelanjutan, jasa lingkungan, serta penelitian dan pendidikan.

Zona Lainnya

Bagian dari kawasan yang pengaturannya mengikuti zonasi resmi di luar zona inti dan pemanfaatan terbatas.

Sesuai Aturan

• Dilarang menggunakan jetski atau kendaraan air bermotor rekreasi lainnya.

• Gunakan tambatan (Mooring). Buang sauh hanya jika terpaksa sesuai Code of Conduct.

• Wisatawan memancing hanya atas izin Kepala Adat.